Tampilkan postingan dengan label RisaLah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RisaLah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 April 2011

Bacaan di waktu Pagi dan Sore

Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Barangsiapa yang membaca di waktu pagi ...
 
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ ، يُحْيِي وَيُمِيتُ ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْر
10 x
"Tiad...a Tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nya seluruh kerajaan, dan milik-Nya lah segala pujian, Yang Menghidupkan dan Mematikan, dan Ia maha kuasa atas segala sesuatu"

Sepuluh kali, Akan dicatat baginya untuk setiap kali baca 10 kebaikan, dan dihapus darinya 10 keburukan, dan Allah mengangkat derajatnya 10 tingkat, dan mendapat pahala memerdekakan 10 budak, dan akan menjadi perisai baginya dari awal hari sampai akhir, dan tidak melakukan pada hari itu perbuatan yang bisa menghapuskannya.
Dan jika ia mengucapkannya di sore hari, maka akan mendapatkan seperti itu pula.
*dikutip dari koment FB Umar Mansur Ar-Rahimy
 
 

Sabtu, 19 Maret 2011

Kisah Nabi Syu'aib Dan Kebinasaan Kaum Madyan

Kaum Madyam, kaumnya Nabi Syuaib, adalah segolongan bangsa Arab yang tinggal di sebuah daerah bernama "Maan" di pinggir negeri Syam.
Mereka terdiri dari orang-orang kafir tidak mengenal Tuhan Yang Maha Esa. Mereka menyembah kepada "Aikah" yaitu sebidang padang pasir yang ditumbuhi beberapa pohon dan tanam-tanaman.
Cara hidup dan istiadat mereka sudah sangat jauh dari ajaran agama dan pengajaran nabi-nabi sebelum Nabi Syuaib a.s.
Kemungkaran, kemaksiatan dan tipu menipu dalam pengaulan merupakan perbuatan dan perilaku yang lumrah dan rutin. Kecurangan dan perkhianatan dalam hubungan dagang seperti pemalsuan barang, kecurian dalam takaran dan timbangan menjadi ciri yang sudah sebati dengan diri mereka.
Kepada kaum Madyan diutuslah oleh Allah seorang Rasul iaitu Nabi Syuaib, seorang drp mrk sendiri, sedarah an sedaging dengan mrk. Ia mengajak mereka meninggalkan persembahan kepada Aikah, sebuah benda mati yang tidak bermanfaat atau bermudharat dan sebagai gantinya melakukan persembahan dan sujud kepada Allah Yang Maha Esa, Pencipta langit dan bumi termasuk sebidang tanah yang mereka puja sebagai tuhan mereka.
Sejak berdakwah dan bertabligh menyampaikan risalah Allah kepada kaum Madyan, Nabi Syuaib berhasil menyedarkan hanya sebahagian kecil dari kaumnya, sedang bahagian yang terbesar masih tertutup hatinya bagi cahaya iman dan tauhid yang diajar oleh beliau.
Mendengar tentangan kaumnya yang menandakan hati mereka telah tertutup rapat-rapat bagi sinar agama dan wahyu yang ia bawa dan bahwa tiada harapan lagi akan menarik mereka ke jalan yang lurus serta mengangkat mereka dari lembah syirik dan kemaksiatan serta pergaulan buruk, maka bermohonlah Nabi Syuaib kepada Allah agak menurunkan azzab seksanya kepada kaum Madyan bahwa wujud-Nya serta menentang kekuasaannya untuk menjadi ibrah dan peringatan bagi generasi-generasi yang mendatang.
Allah Yang Maha berkuasa berkenan menerima permohonan dan doa Syuaib, maka diturunkanlah lebih dahulu di atas mereka hawa udara yang sangat panas yang mengeringkan kerongkongan karena dahaga yang tidak dapat dihilangkan dengan air dan membakar kulit yang tidak dapat diubati dengan berteduh di bawah atap rumah atau pohon-pohon.
Di dalam keadaan mrk yang sedang bingung, panik berlari-lari ke sana ke mari, mencari perlindungan dari terik panasnya matahari yang membakar kulit dan dari rasa dahaga karena keringnya kerongkong tiba-tiba terlihat di atas kepala mereka gumpalan awan hitam yang tebal, lalu berlarilah mereka ingin berteduh dibawahnya.
Namun setelah mereka berada di bawah awan hitam itu seraya berdesak-desak dan berjejal-jejal, jatuhlah ke atas kepala mereka percikan api dari jurusan awan hitam itu diiringi oleh suara petir dan gemuruh ledakan dahsyat sementara bumi di bawah mereka bergoyang dengan kuatnya menjadikan mereka berjatuhan, tertimbun satu di bawah yang lain dan melayanglah jiwa mereka dengan serta-merta.
http://www.suaramedia.com/sejarah/sejarah-islam/19217-kisah-nabi-syuaib-dan-kebinasaan-kaum-madyam.html

Lihat juga :
11. Huud : 84 - 95
- Kisah Beberapa Orang RasuL